METODE TRANSFORMASI PEMBELAJARAN KONVENSIONAL KE INTERAKTIF DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI DAN PEMAHAMAN SISWA SEKOLAH DASAR
DOI:
https://doi.org/10.21154/ibriez.v11i01.860Kata Kunci:
Metode Konvensional, Partisipasi Siswa, Pembelajaran Interaktif, Pemahaman Siswa, Sekolah DasarAbstrak
Transformasi metode pembelajaran dari konvensional ke interaktif menjadi isu penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar, terutama dalam konteks tuntutan pembelajaran abad ke-21 dan implementasi Kurikulum Merdeka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses transformasi metode pembelajaran serta dampaknya terhadap partisipasi dan pemahaman siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus di SD NU Sekaran, melibatkan kepala sekolah, guru, siswa, dan tenaga kependidikan sebagai informan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, dengan analisis data melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran masih didominasi metode konvensional, namun penerapan metode interaktif seperti diskusi kelompok dan penggunaan media visual mampu meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa secara signifikan. Faktor pendukung meliputi lingkungan sekolah yang kondusif dan dukungan kepala sekolah, sedangkan hambatan meliputi keterbatasan fasilitas dan kesiapan guru. Dengan demikian, pembelajaran interaktif terbukti memiliki potensi besar dalam meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar, sehingga perlu dikembangkan secara sistematis dan berkelanjutan.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Ahmad Fahrudin Ahmad Fahrudin, Ahmad Arif Musyafa, Arbaul Fauziah, Ivan Ashif Ardana

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.