PENGEMBANGAN HANDOUT TARI TOPENG GETAK UNTUK SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR

Penulis

  • Nova Estu Harsiwi Universitas Trunodjoyo Madura
  • Parrisca Indra Perdana Universitas Trunodjoyo Madura

DOI:

https://doi.org/10.21154/ibriez.v10i1.685

Kata Kunci:

Bahan Ajar, Handout, Tari Topeng Getak

Abstrak

Tari Topeng Getak semakin memperkuat posisinya sebagai jati diri Kabupaten Pamekasan setelah ditetapkan sebagai salah satu Warisan Budaya Tak Benda (WBtB) di tahun 2024. Namun, belum ada bahan ajar di Kabupaten Pamekasan yang memuat materi Tari Topeng Getak sebagai salah satu materi pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan bahan ajar tentang Tari Topeng Getak Pamekasan yang layak dan praktis digunakan dalam kegiatan pembelajaran. Handout ini dapat digunakan sebagai bahan ajar pada materi keragaman budaya di lingkungan tempat tinggalku. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan menggunakan model pengembangan 4D milik Thiagarajan. Namun, karena keterbatasan waktu dan biaya, tahap disseminate (penyebarluasan) tidak dilakukan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa produk pengembangan berupa bahan ajar handout Tari Topeng Getak layak dan praktis digunakan. Hal ini dapat dilihat dari hasil validasi ahli bahan ajar sebesar 85% dan hasil validasi ahli materi sebesar 83%. Kedua hasil validasi ahli berada pada kategori layak. Rata-rata hasil angket respon siswa pada tahap uji terbatas mencapai 87% dan uji coba pengembangan mencapai 87%. Hasil angket guru pada uji coba pengembangan sebesar 83,75%. Ketiganya berada pada kategori praktis.

Referensi

Akbar, Sa’dun, dan Sriwiyana. 2011. Instrumen Perangkat Pembelajaran. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Akbar, Sa’dun. 2013. Instrumen Perangkat Pembelajaran. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Apriliawati, D., dan N. Damayanti Fajrin. 2022. “Pengembangan E-Modul Berbasis Kearifan Lokal Pamekasan pada Tema 8 Subtema 1 Kelas V.” Prosiding Temu Ilmiah Nasional Guru 14 (1): 353–364.

Ardhana, Wayan. 2002. Konsep Penelitian Pengembangan dalam Bidang Pendidikan dan Pembelajaran. Malang: Universitas Negeri Malang.

Branch, Robert M., dan Timothy J. Kopcha. 2014. “Instructional Design Models.” Dalam Handbook of Research on Educational Communications and Technology, disunting oleh J. Michael Spector, M. David Merrill, Jan Elen, dan M. J. Bishop, 77–87. New York: Springer.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pamekasan. 2001. Tari Ronding dan Tari Topeng Getak sebagai Salah Satu Seni Unggulan Pamekasan. Pamekasan: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pamekasan.

Fitriyah, D. 2015. “Perkembangan Tari Topeng Gethak di Kabupaten Pamekasan pada Tahun 1980–2005.” AVATARA: Jurnal Pendidikan Sejarah 3 (3): 604–615.

Mayer, Richard E. 2020. Multimedia Learning. Edisi ke-3. Cambridge: Cambridge University Press.

Mulyatiningsih, Endang. 2014. Metode Penelitian Terapan Bidang Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Murtafi’ah. 2014. Pengembangan Bahan Ajar. Malang: Universitas Negeri Malang.

Nieveen, Nienke. 1999. Prototyping to Reach Product Quality. London: Kluwer Academic Publishers.

Ninawati, M., dan N. Wahyuni. 2020. “Efektivitas Bahan Ajar Berbasis Kearifan Lokal terhadap Kemampuan Literasi Menulis Siswa Sekolah Dasar.” Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar: 51–59.

Prastowo, Andi. 2015. Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif. Yogyakarta: Diva Press.

Riduwan. 2012. Rumus dan Data dalam Aplikasi Statistika. Bandung: Alfabeta.

Rozak, A., Darmadi, dan W. Murtafiah. 2018. “Pengembangan Media Pembelajaran SASA-AURA untuk Meningkatkan Prestasi Peserta Didik SMK Cendekia Madiun Tahun Ajaran 2017/2018.” Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan.

Sanusi, A., N. Suprapto, dan D. Apriandi. 2015. “Pengembangan Perangkat Pembelajaran untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa.” Jurnal Pendidikan Sains 3 (4): 410–417.

Sanusi, E. S., dan D. Apriandi. 2015. “Pengembangan Multimedia Interaktif sebagai Media Pembelajaran pada Pokok Bahasan Dimensi Tiga di Sekolah Menengah Atas (SMA).” Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika: 398–416.

Soekanto, Soerjono. 2010. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: Rajawali Press.

Soelaeman, M. Munandar. 2007. Ilmu Budaya Dasar. Bandung: PT Refika Aditama.

Sukmadinata, Nana Syaodih. 2013. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Suripno. 2017. “Konsep Athandeng dalam Tari Topeng Getak Karya Parso Adiyanto.” Terob: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni 8 (1): 102–113.

Suyatno. 2013. “Revitalisasi Kearifan Lokal sebagai Upaya Penguatan Identitas Keindonesiaan.” Diakses 13 Juni 2025. http://badanbahasa.kemdikbud.go.id/lamanbahasa/content/revitalisasikearifan-lokal-sebagai-upaya-penguatan-identitas-keindonesiaan.

Unduhan

Diterbitkan

2025-06-28

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

PENGEMBANGAN HANDOUT TARI TOPENG GETAK UNTUK SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR. (2025). Ibriez : Jurnal Kependidikan Dasar Islam Berbasis Sains, 10(1), 93-104. https://doi.org/10.21154/ibriez.v10i1.685

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama