KEMAMPUAN SISWA MI DALAM MENCERITAKAN KEMBALI CERITA FABEL BERDASARKAN KEPERCAYAAN DIRI

Penulis

  • Hawazin Febri Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo image/svg+xml
  • Yuentie Sova Puspidalia Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo image/svg+xml

DOI:

https://doi.org/10.21154/ibriez.v8i2.442

Kata Kunci:

kepercayaan diri;, menceritakan kembali cerita fabel

Abstrak

Kepercayaan diri diperlukan siswa guna menunjang keberhasilan dalam berkomunikasi. Siswa dengan kepercayaan diri tinggi akan menumbuhkan keyakinan pada dirinya dan sebaliknya. Perasaan takut dan minder disebabkan kurangnya kepercayaan diri. Salah satu materi pelajaran Bahasa Indonesia di Madrasah Ibtidaiyah (MI) adalah menceritakan kembali secara lisan cerita fabel. Dalam pembelajaran tersebut ditemukan kurangnya kepercayaan diri pada siswa sehingga proses pembelajaran tidak optimal. Sebab itu, kepercayaan diri sangat diperlukan. Artikel ini berupaya mengungkap kemampuan menceritakan kembali cerita fabel siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 6 Ponorogo pada mata pelajaran Bahasa Indonesia berdasarkan kepercayaan diri tinggi, sedang, dan rendah. Untuk menelaah masalah ini digunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, angket, tes, dan dokumentasi guna memperoleh data yang cukup. Temuan data dianalisis melalui kondensasi data, penyajian data, dan penyimpulan. Hasil analisis menunjukkan bahwa siswa dengan kepercayaan tinggi berhasil menceritakan kembali cerita fabel, baik dari kebahasaan, isi, maupun nonkebahasaan. Siswa dengan kepercayaan diri sedang memiliki kecenderungan bersikap cemas sehingga kemampuan menceritakan kembali cerita fabel kurang tercapai seperti diharapkan. Siswa dengan kepercayaan diri rendah lebih bersikap cepat putus asa dalam menceritakan kembali cerita fabel sehingga faktor kebahasaan, isi, dan nonkebahasaan tidak tercapai.

Referensi

Aristiani, Rina. “Meningkatkan Percaya Diri Siswa melalui Layanan Informasi berbantuan Audio Visual.” Jurnal Konseling Gusjigang 2, no. 2 (2016): 89–182.

Blegur, Jusuf. Soft Skills untuk Prestasi Belajar. Surabaya: Scopindo Media Pustaka, 2020.

Busro, Muhammad. Teori-Teori Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Prenada Media Group, 2018.

Cahyani, Indah Dwi. “Peningkatan Keterampilan Menceritakan Kembali Fabel melalui Paired-Storytelling berbantuan Boneka Tangan Kelas II-A.” Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar 7, no. 3 (2016).

Ella, Kurniawati, Diah Rosra, Muswardi, dan Utaminingsih. “Hubungan antara Pola Asuh Orang Tua dengan Percaya Diri Siswa.” Jurnal Bimbingan Konseling 5, no. 5 (2017): 93–105. http://jurnal.fkip.unila.ac.id/index.php/ALIB/article/download/14402/10494.

Hali, Fitriyani. “Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Ditinjau dari Self Confidence.” Arus Jurnal Pendidikan 2, no. 1 (2022): 47–53. http://jurnal.ardenjaya.com/index.php/ajuphttp://jurnal.ardenjaya.com/index.php/ajup.

Halidjah, Siti. “Evaluasi Keterampilan Berbicara dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia.” Jurnal Visi Ilmu Pendidikan, 1996, 259–268.

Irawan, Dedy, dan Eka Nur Oktafiani. “Analisis Kesulitan Siswa dalam Menemukan Informasi Penting dari Sebuah Bacaan Paragraf.” Jurnal Muara Pendidikan 6, no. 2 (2021): 190–96.

Kadir. Pembelajaran Matematika dalam Era Revolusi Industri 4.0. Kendari: Universitas Halu Oleo Press, 2019.

Krisphianti, Yuanita Dwi. Ground, Understand, Revise, Use (Guru) untuk Percaya Diri SMK Bisa. Pasuruan: Penerbit Qiara Media, 2021.

Lisa. “Kemampuan Menceritakan Kembali Isi Teks Narasi (Cerita Fantasi) Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Wawatobi,” 4, No. 2 (2019): 268—83.” Jurnal Bastra 4, no. 2 (2019): 283–268.

Nurgiyantoro, Burhan. Penilaian Pembelajaran Bahasa Berbasis Kompetensi. Yogyakarta: BPEE, 2019.

RI, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Permendikbud RI Nomor 37 Tahun 2018 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 24 Tahun 2016 tentang Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Pelajaran pada Kurikulum 2013 pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah (2018).

Sani, Ridwan Abdullah. Inovasi Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara, 2013.

Siregar, Rabiatul Adawiyah. Keterampilan Berbicara. Sumatera Barat: Yayasan Cendekia Pendidikan Muslim, 2021.

Suhadi. Path Analysis Faktor Dominan Penentu Rasa Percaya Diri Teori dan Riset. Malang: Literasi Nusantara Abadi, 2022.

Suryanto, Totok Agus. Memahami Bimbingan dan Konseling Belajar. Jawa Barat: Adab, 2021.

Ulviani, Maria. Bahan Ajar Teori Belajar dan Model Pembelajaran Bahasa Indonesia. Sumatera Barat: PT Insan Cendekia Mandiri, 2022.

Wibowo, Hery. Fortune Favors The Ready (Keberuntungan Berpihak kepada Orang-Orang yang Siap). Jakarta: Oase Mata Air Makna, 2017.

Yusuf, Ria Mardiana. Komitmen Organisasi: Definisi dipengaruhi dan Mempengaruhi. Makassar: Nas Media Pustaka, 2017.

Unduhan

Diterbitkan

2023-12-25

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

KEMAMPUAN SISWA MI DALAM MENCERITAKAN KEMBALI CERITA FABEL BERDASARKAN KEPERCAYAAN DIRI. (2023). Ibriez : Jurnal Kependidikan Dasar Islam Berbasis Sains, 8(2), 186-196. https://doi.org/10.21154/ibriez.v8i2.442

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama