Program Pembelajaran IPA Berbasis Masalah untuk Menumbuhkan Metakognisi Siswa MTS di Salatiga

Penulis

  • Anggun Zuhaida IAIN Salatiga

DOI:

https://doi.org/10.21154/ibriez.v2i2.30

Kata Kunci:

pembelajaran IPA, problem based learning, metakognisi

Abstrak

Perkembangan bahan kajian tentang IPA yang pesat menuntut para pendidik agar mampu merancang dan melaksanakan pendidikan yang lebih terarah pada pengusaan konsep IPA. Perkembangan IPA tidak hanya ditunjukkan oleh kumpulan fakta, melainkan timbul akibat adanya metode ilmiah dan sikap ilmiah. IPA tidak hanya sekedar  pengetahuan, melainkan melibatkan operasi mental, keterampilan dan strategi dalam menemukan konsep IPA itu sendiri. Program pembelajaran IPA berbasis masalah untuk menumbuhkan metakognisi merupakan pelaksanaan perangkat pembelajaran, khususnya silabus, RPP, lembar kerja, media, dan asesmen. Model pembelajaran yang dipakai dalam penelitian ini adalah model problem based learning (PBL). Inovasi model pembelajaran merujuk pada penggunaan model PBL dalam pelaksanaan pembelajaran yang digunakan untuk mengetahui pencapaian metakognisi. Secara umum, penelitian ini dilakukan dengan prosedur penelitian Research & Development. Penelitian dilakukan pada MTs di Kota Salatiga dengan subjek penelitian  siswa kelas VIII dengan cara pengambilan sampling yaitu purposive sampling. Tujuan akhir dari penelitian ini adalah untuk meninjau karakteristik Program Pembelajaran IPA berbasis masalah, serta menganalisis tingkat pencapaian kemampuan metakognisi. Indikator-indikator metakognisi yang digunakan adalah mengacu pada tipe-tipe Metakognisi Schraw dan Dennison (1994:472-474). Hasil pencapaian keterampilan metakognisi pada aspek tes essay menunjukkan hasil yang positif, aspek kinerja menunjukkan indikator yang dominan adalah planning, sedangkan dari hasil angket menunjukkan dominasi indikator evaluasi.

Unduhan

Diterbitkan

2017-12-30

Cara Mengutip

Program Pembelajaran IPA Berbasis Masalah untuk Menumbuhkan Metakognisi Siswa MTS di Salatiga. (2017). Ibriez : Jurnal Kependidikan Dasar Islam Berbasis Sains, 2(2), 133-142. https://doi.org/10.21154/ibriez.v2i2.30