HUBUNGAN PENDIDIKAN KARAKTER DENGAN COPING STRES PADA MAHASISWA PGSD SAAT PEMBELAJARAN DARING DIMASA PANDEMI COVID-19
DOI:
https://doi.org/10.21154/ibriez.v6i1.139Kata Kunci:
Pendidikan Karakter, Coping stresAbstrak
Tujuan dari penelitian ini Untuk mengetahui bagaimana hubungan yang terjadi Antara Pendidikan karakter dengan Coping Stres pada Mahasiswa FKIP Program studi PGSD di Universitas Nusantara PGRI Kediri dalam Menghadapi Masalah pada saat pembelajaran daring di masa pandemic covid-19. Untuk mencapai tujuan tersebut, peneliti menggunakan teknik kuantitatif dengan menggunakan jenis penelitian korelasional yaitu penelitian yang bertujuan untuk menemukan ada tidaknya hubungan serta berarti atau tidaknya hubungan tersebut. Selanjutnya data-data akan di analisis dengan menggunakan teknik produk moment. Berdasarkan hasil peneitian yang telah dilakukan oleh peneliti melalui tahap-tahap penelitian kuantitatif, ditemukan nilai signifikasi 0,002 dengan nilai skor signifikansi kurang dari 0,05 (< 0,05) yang digunakan sebagai ketetapan, yang berati jika Fhitung < Ftabel maka H0 diterima, dan jika Fhitung > Ftabel maka H0 ditolak. [1] yang menunjukkan ada hubungan yang sangat signifikan Coping Stres terhadap Pendidikan Karakter. Nilai koefisisen regresi variabel Coping Stres berdasarkan hasil perhitungan dari SPSS versi 21,0 adalah sebesar 0,301 bernilai positif, sehingga dapat dikatakan ada pengaru posisitif yang sangat signifikan Coping Stres terhadap Pendidikan Karakter. Pengaruh positif dalam penelitian ini menunjukkan bahwa semakin tinggi Coping Stres seorang mahasiswa maka Pendidikan Karakter juga semakin tinggi. Sebaliknya, jika semakin rendah Coping Stres seorang mahasiwa maka Pendidikan Karakter seorang mahasiswa juga akan semakin rendah.
Kata kunci: Pendidikan Karakter, Coping stres
Referensi
Abdul Majid dan Dian Andayani. Pendidikan Karakter Perspektif Islam. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2012.
Ade Ari Isnainy dan Laili Alfita. “Perbedaan Coping Stress Penderita Kanker Ditinjau Dari Jenis Kelamin Di RSUP H. Adam Malik Medan.” Universitas Medan Area, Jurnal Diversita, 3, no. 1 (2017): 1–9.
Akhmad Muhaimin Azzet. Urgensi Pendidikan Karakter di Indonesia: Revitalisasi Pendidikan Karakter terhadap Keberhasilan belajar dan Kemajuan Bangsa. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media, 2018.
Craig A. Cunningham. Character Education in Public Schools: The Quest for a Suitable Ontology. Chicago: National- Louis University., 2007.
Dalmeri. “Pendidikan untuk Pengembangan Karakter (Telaah terhadap Gagasan Thomas Lickona dalam Educating for Character),” Al-Ulum, 14, no. 01 (2014): 269–88.
Fatchul Mu’in. Pendidikan Karakter: Konstruksi Teoritik dan Praktik. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media, 2017.
Heri Gunawan. Pendidikan Karakter: Konsep dan Implementasinya. Bandung: Alfabeta, 2018.
Kartika Sari D. Kesehatan Mental. Semarang: Lestari Media Kreatif, 2012.
Pipit Uliana dan Rr. Nanik Setyowati. “Implementasi Pendidikan Karakter melalui Kultur Sekolah pada Siswa Kelas XI di SMA Negeri 1 Gedangan Sidoarjo”,” Kajian Moral dan Kewarganegaraan, 1, no. 1 (2013): 165–79.
Randy Prawita P. dan Atika Dian A. “Gambaran Strategi Coping Stress pada Remaja Korban Cyberbullying”,” Jurnal Psikologi Klinis dan Kesehatan Mental, 5, no. 1 (2016): 1–10.
Saifudin Azwar. Metode Penelitian. Jakarta: Pustaka Pelajar, 2004.
Siswanto. Kesehatan Mental “Konsep, Cakupan dan Perkembangannya.” Yogyakarta: Andi, 2007.
Sugiyono. Metode Penelitian Manajemen. Bandung: Alfabeta, 2014.
Suharsimi Arikuntoro. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta, 2018.
“UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 20 TAHUN 2003 TENTANG SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL,” 2003.
Wiratna Sujarwati. Belajar Mudah SPSS untuk Penelitian Mahasiswa dan Umum. Yogyakarta: Global Media Informasi, 2018.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2021 Frans Aditia Wiguna

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.