Pendidikan Bina Bahasa dan Latih Wicara Siswa Tunarungu Wicara di SDLB Pertiwi Ponorogo
DOI:
https://doi.org/10.21154/ibriez.v5i1.102Kata Kunci:
Pendidikan, Pengembangan Bahasa, Pelatihan Percakapan, Deaf speechAbstrak
Pendidikan Luar Biasa merupakan pendidikan yang mengkhususkan pada pembelajaran bagi peserta didik difabel, salah satunya adalah peserta didik tuna rungu. Pendidikan bagi siswa tunarungu dan wicara memerlukan desain khusus terutama dalam praktik bahasa dan wicara. Sekolah Luar Biasa (SLB) B Pertiwi Ponorogo sudah ada desainnya. Sehingga peneliti tertarik untuk mengetahui desain khusus yang telah diterapkan di institut tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah 1). Untuk mengetahui bentuk perkembangan bahasa dan praktek berbicara SLB B peritiwi Ponorogo, 2). Untuk mengetahui penerapan Pendidikan Perkembangan Bahasa dan Pelatihan Tutur Tuli di SLB B Pertiwi Ponorogo, dan 3). Untuk mengetahui hasil penerapan pendidikan perkembangan bahasa dan pelatihan wicara siswa di SLB B Pertiwi Ponorogo. Hasil penelitian ini adalah bentuk pendidikan perkembangan bahasa dan pelatihan wicara siswa tunarungu wicara di SDLB, SMPLB dan SMALB Pertiwi Ponorogo melalui program Pengembangan Komunikasi Persepsi Suara dan Irama (BKPBI). Strategi pelaksanaan program pendidikan luar biasa tunarungu wicara di SDLB, SMPLB dan SMALB Pertiwi Ponorogo melalui program pelatihan wicara terintegrasi dengan semua mata pelajaran, keterampilan dan seni budaya. Dampak program pendidikan khusus tuna rungu di SDLB, SMPLB dan SMALB Pertiwi Ponorogo adalah mampu mendidik, berkomunikasi dengan sesama melalui pengenalan mulut dan bahasa isyarat, serta mampu berprestasi di bidang keterampilan dan seni budaya hingga ke tingkat Nasional.
Referensi
Amin. Moh. 1991. Ortopedagogik Tunagrahita. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Avianingsih, 2015. Studi Kasus Perkembangan Sosial Anak yang Tinggal dengan Orang Tua Yang Mengalami Hambatan Kejiwaan. Skripsi, Universitas Negeri Yogakarta.
Bunawan & Yuwati. 2000. Penguasaan Bahasa Anak Tunarungu. Jakarta: Yayasan Santi Rama.
Direktorat Pendidikan Luar Biasa. 2004. Pedoman Pendidikan Terpadu/Inklusi Alat Identifikasi Anak Berkebutuhan Khusus.(Jakarta: Dirjen Dikdasmen, Depdiknas.
Doesmita, 2016. Psikologi Perkembangan Peserta Didik Bandung: Remaja Rosdakarya.
Efendi. Mohammad. 2006. Pengantar Psikopaedagogik anak berkelainan Jakarta: PT. BumiAksara.
Fitriawan, F. 2018. Desain Pendidikan Layanan KhususTuna Grahita (Studi Kasus di SDN 4 Karagpatihan dan SDLB Pertiwi Ponorogo, LPMP Insuri Ponorogo.
Hadi, Sanjaya, Perencanaan Universal Kitchen Cabinet (Studi Kasus Untuk Pengguna Kursi Rodadan pengguna Normal). JURNAL INTRA Vol 6 No. 1 (2017) Hal. 1-8
John W.Creswell, 1998. Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Tradition. London: SAGE Publications.
Kustawan, Dedy dan Meimulyani, Yani. Mengenal pendidikan Khusus & Pendidikan Layanan Khusus serta Implementasinya (Jakarta: PT Luxima Metro media, 2016) Hal. 17-26
Malatista dan Sediyono, 2011. Model Pembelajaran Matematika Siswa Kelas IV SDLB Penyandang Tuna rungu dan wicara dengan metode Komtal Berbantuan Komputer, Jurnal Informatika Vol 7 No 1, Univ Kristen Marantha, Bandung.
Moerdiani, Sri. 1987. Bimbingan Penyuluhan Anak Luar Biasa. Bandung: FIP-KIP.
Moloeng, LJ. 2014. Metodelogi Penelitian Kualitatif(Bandung:Remaja Rosdakarya.
Nandi W, 2006. Anak yang Membutuhkan Pendidikan Layanan Khusus (Materi Diklat Anak Berkebutuhan Khusus Direktorat SLB), Bandung, Universitas Pendidikan Indonesia.
Nandiyah, Abdullah, 2013. Mengenal Anak Berkebutuhan Khusus, Jurnal Magistra No 86 Desember.
Nur Asriani, Priska. 2012. Metode Pembelajaran Musik Untuk Anak Tuna Rungu Melalui Buku POP-UP “Ada Musik”, Jurnal Tingkat Sarjana Seni RUpa dan Desain, Vol 1 No 1 ITB.
Prastowo, Andi. 2011. Metode Penelitian Kualitatif . Yogyakarta: Ar-ruz Media.
Purwanto, Heri. 1998. Ortopedagogik Umum. Yogyakarta : IKIP Yogyakarta.
Rohani, Ahmad, Pengelolaan Pengajaran, (Jakarta: Rineka Cipta, 2004), hal. 67.
Rose, Aqila. 2010. Anak Cacat Bukan Kiamat: Metode Pembelajaran & Terapi untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Yogyakarta: Kata Hati.
Sadjaah, Edja. 2005. Pendidikan Bahasa Bagi Anak gangguan Pendengaran dalam Keluarga.(Jakarta: Depdiknas Dirjend. Pend. Tinggi Direktorat Pembinaan Pend.Tenaga Kependidikan dan Ketenagaan Perguruan Tinggi.
Sanjaya,Wina, Perencanaan dan Desain Sistem Pembelajaran, (Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2008), hal. 65.
Salim. 1984. Pendidikan Anak Tunarungu. Jakarta: Depdikdud.
Santoso, Satmoko Budi. 2010. Sekolah Alternatif. Jogjakarta: Diva press.
Sardjono, 1996. Orthopedagogik Anak Tunarungu 1, Surakarta, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Setiawan, Atang. 2006. Bimbingan Anak Berkebutuhan Khusus, Bandung, UPI PRESS.
Somad & Herawati. 1996. Ortopedagogik Anak Tunarungu. Jakarta: Proyek Pendidikan Tenaga Guru Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi.
Somad dan Hernawati. 1997. Ortopedagogik anak tuna rungu. Jakarta, DEPDIKNAS.
Sugiyono, 2015. Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Sukmadinata, Nana Ayaodih. 2005. Metode Penelitian Pendidikan Bandung: Remaja Rosdakarya.
Sunanto dan Hidayat, 2016. Desain Pembelajaran Anak Berkebutuhan Khusus dalam Kelas Inklusif, Jurnal JASSI anakku viol 17 no 1, Juni, Departemen Pendidikan Khusus, UPI Bandung.
Supadjo. 2016. Pengelolaan Pembelajaran Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Dasar Penyelenggara Pendidikan Inklusif Sekolah Dasar Negeri III Giriwono Wonogiri”,Tesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Susilowati, 2013. Pengaruh Pembelajaran Bina Persepsi Bunyi Dan Irama Terhadap Perkembangan Kemandirian Komunikasi Anak Tuna Rungu Di SDLB B YPPLB Ngawi, Skripsi UMS Surakarta.
TIM FIP-UPI. 2007. Ilmu dan Aplikasi Pendidikan. Jakarta: Imtima.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2020 Fuad Fitriawan, Risa Alfiyah Ulfa, Kayyis Fithri Ajhuri

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.